Kenali Tanda Gejala Tersedak Pada Bayi atau Anak dan Cara Penanganannya

wp-1505448907070.Kenali Tanda Gejala Tersedak Pada Bayi atau Anak dan Cara Penanganannya

  • Tidak bisa bernafas secarea mendadak karena ada yang menghalangi jalan nafas atau menyebabkan menutupnya jalan napas
  • Tidak bisa menangis, bicara, atau berteriak
  • Batuk yang tidak efektif adalah batuk yang tidak bersuara disertai kesulitan bernafas, kebiruan, dan penurunan kesadaran. Batuk yang efektif adalah batuk yang keras tanpa disertai kesulitan bernafas dan responsif. Anak yang batuk efektif juga bisa merespons pertanyaan dengan tangisan atau jawaban verbal.
  • Kesadaran menurun
  • Mengi atau terengah-engah
  • biru di wajah
  • Terlihat tangan bersaha Meraih di tenggorokan
  • Terlihat panik
  • Kecurigaan pada tersedak benda asing jika gejala muncul tiba – tiba dan baru saja makan atau memainkan benda kecil sesaat sebelum timbul gejala. Kemudian amati keparahan sumbatan jalan nafas dengan menilai apakah korban bisa batuk dengan efektif.

Penanganan

Pada bayi

  • Jika bayi tersedak, tidak bisa batuk efektif, dan masih sadar penuh, lakukan 5 hentakan (back blow) dengan cukup kuat menggunakan pangkal telapak tangan di punggung di antara dua tulang belikat. Penolong memposisikan bayi telungkup dengan kepala lebih rendah dan penolong berlutut atau duduk di kursi sehingga dapat menopang bayi di pangkuannya dengan aman.
  • Untuk bayi, topang kepala dengan ibu jari di satu sisi rahang dan yang lain menggunakan satu atau dua jari tangan yang sama tanpa menekan jaringan lunak di bawah rahang. Untuk anak usia di atas 1 tahun, kepala tidak perlu ditopang secara khusus.
  • Jika manuver back blow gagal, lakukan 5 entakan dada (chest thrust) pada bayi. Penolong memosisikan bayi telentang dengan kepala lebih rendah mengarah ke bawah. Supaya lebih aman, sebaiknya penolong meletakan punggung bayi di lengan yang bebas dan menopang ubun – ubun dengan tangan, kemudian topang lengan dengan paha. Identifikasi lokasi chest thrust di tengah – tenagh tulang dada, lakukan entakan dengan 2 jari (jari telunjuk dan jari tengah). Jika benda asing belum keluar, ulangi tindakan dari awal.

Pada Anak

  • Untuk mengeluarkan benda asing bila anak sadar dapat dilakukan dengan cara manuver Heimlich. Penolong berdiri di belakang korban dan meletakan letak lengan di bawah lengan korban mengelilingi pinggangnya. Tangan penolong dikepalkan dan diletakan di antara pusar dan tulang dada penderita. Raih kepalan tangan dengan tangan lainnya dan entakan ke arah atas dan belakang tubuh penderita sebanyak 5 kali.
  • Balikkan anak Anda ke atas lengan bawah atau pangkuan Anda jika Anda tidak dapat mengelola posisi lengan bawah
  • Pegang rahang anak Anda dengan satu tangan untuk menopang kepala, yang seharusnya lebih rendah dari pada dada anak.
  • Dengan menggunakan tumit tangan bebas Anda, berikan lima pukulan cepat di antara tulang belikat.
  • Jika anak Anda masih tidak bisa bernafas, cobalah dorong dada: Sambil memegangi bayi Anda, balikkan wajahnya, jaga agar kepala mereka lebih rendah dari dada mereka (jangan digambarkan di sini). Letakkan dua jari di tengah dadanya dan berikan lima dorong. Ulangi dengan pukulan belakang dan dorong dada sampai benda terlihat dan Anda bisa mengeluarkannya.
  • Bila korban mengalami sumbatan jalan nafas dan tidak sadar, lakukan bantuan hidup dasar, dan segera memanggil layanan gawat darurat. Bantuan hidup dasar versi CAB (kompresi dada, jalan nafas, bantuan nafas) dilakuakan dengan memberikan kompresi dada sebanyak 30 kali tanpa perlu memeriksa nadi, dilanjutkan dengan pemberian 2 kali bantuan nafas, dilakukan sebanyak 5 siklus ( 2 menit ).
  • Jika mulut korban terbuka, periksa posisi benda asing dan keluarkan jika memungkinkan.
  • Segera hubungi dokter

Pencegahan

  • Potong makanan menjadi bagian yang kecil, memasak makanan yang keras sampai lunak, mengawasi anak saat makan, menghindarkan benda kecil dari jangkauan anak, membuang mainan yang rusak, memberikan mainan pada anak sesuai dengan usia yang direkomendasikan.
  • Matikan juga TV, komputer, atau ponsel saat anak sedang makan karena tersedak dapat terjadi ketika anak teralih perhatiannya oleh hal lain.
  • Pejari kemampuan bantuan hidup dasar sehingga selalu siap pada berbagai keadaan.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s