Terapi Inovatif Stem Sel Pada penderita Autisme

wp-1504757244326.Terapi Inovatif Stem Sel Pada penderita Autisme

Pendekatan terapi inovatif dengan metode sel punca (stem cell) kini mulai banyak dilakukan pada anak-anak yang menderita autisme. Sel-sel induk tersebut akan bekerja mengganti sel-sel yang rusak. Terapi Stem Cell diharapkan akan terjadi perbaikan pada anak autis setelah menjalani terapi sel punca. Perbaikan yang dialami berbeda-beda tergantung anak autis tersebut.

Sel punca dapat bekerja membentuk pembuluh darah baru pada anak autis. Sel punca juga dapat mengetahui ketika ada imun dalam tubuh yang kacau.

Beberapa tehnik dilalukan diantaranya tehnik yang dilakukan adalah activated autologous stem cell. Pada teknik ini, sel diambil dari tubuh manusia itu sendiri atau bukan dari sel orang lain. Sel diambil dari jaringan lemak pasien yang kemudian dimasukkan ke dalam tubuh dengan infus. Dengan teknik ini, tidak ada resiko penolakan sel karena diambil dari tubuh yang sama. Stem cell akan berjalan sendirinya menuju sel-sel yang rusak. Dia enggak pandang bulu, stem cell itu langsung lari ke organ-organ vital, jantung, pankreas, hati, hingga ke otak. Hasil perbaikan biasanya akan terlihat setelah 6 bulan dilakukan stem cell. Pengerjaan terapi ini sendiri hanya membutuhkan waktu sekitar tiga jam. Perbaikkan yang terjadi biasanya tidak seperti diharapkan sempurna betul ataunpenyakit hilang sama sekali. Tetapi mungkin terdapay beberapa perbaikan ringan hingga sedang yang terjadi.

Metode pengobatan Stem Cell ini juga bisa dilakukan untuk mengatasi penyakit degeneratif seperti diabetes, stroke, dan osteoartritis. Penyakit degeneratif disebabkan oleh sel tubuh yang rusak karena proses penuaan hingga gaya hidup yang tidak sehat.

Terapi Stem Cell bukan dilakukan untuk membuat penyakit pasien sembuh total. Yang pasti, stem cell dapat memperbaiki kualitas hidup seseorang. Terapi stem cell saat masih sangat mahal memakan biaya yang tak sedikit sekitar 75- 100  juta untuk sekali terapi.

Pendekatan terapi inovatif dengan metode sel punca (stem cell) kini mulai banyak dilakukan pada anak-anak yang menderita autisme. Sel-sel induk tersebut akan bekerja mengganti sel-sel yang rusak. Terapi Stem Cell diharapkan akan terjadi perbaikan pada anak autis setelah menjalani terapi sel punca. Perbaikan yang dialami berbeda-beda tergantung anak autis tersebut.

Sel punca dapat bekerja membentuk pembuluh darah baru pada anak autis. Sel punca juga dapat mengetahui ketika ada imun dalam tubuh yang kacau.

Beberapa tehnik dilalukan diantaranya tehnik yang dilakukan adalah activated autologous stem cell. Pada teknik ini, sel diambil dari tubuh manusia itu sendiri atau bukan dari sel orang lain. Sel diambil dari jaringan lemak pasien yang kemudian dimasukkan ke dalam tubuh dengan infus. Dengan teknik ini, tidak ada resiko penolakan sel karena diambil dari tubuh yang sama. Stem cell akan berjalan sendirinya menuju sel-sel yang rusak. Dia enggak pandang bulu, stem cell itu langsung lari ke organ-organ vital, jantung, pankreas, hati, hingga ke otak. Hasil perbaikan biasanya akan terlihat setelah 6 bulan dilakukan stem cell. Pengerjaan terapi ini sendiri hanya membutuhkan waktu sekitar tiga jam. Perbaikkan yang terjadi biasanya tidak seperti diharapkan sempurna betul ataunpenyakit hilang sama sekali. Tetapi mungkin terdapay beberapa perbaikan ringan hingga sedang yang terjadi.

Metode pengobatan Stem Cell ini juga bisa dilakukan untuk mengatasi penyakit degeneratif seperti diabetes, stroke, dan osteoartritis. Penyakit degeneratif disebabkan oleh sel tubuh yang rusak karena proses penuaan hingga gaya hidup yang tidak sehat.

Terapi Stem Cell bukan dilakukan untuk membuat penyakit pasien sembuh total. Yang pasti, stem cell dapat memperbaiki kualitas hidup seseorang. Terapi stem cell saat masih sangat mahal memakan biaya yang tak sedikit sekitar 75- 100  juta untuk sekali terapi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s